Pengumpan:
Tulisan
Komentar

musim kemarau yang panjang berangsur menepi, kemaren kebakaran dimana-mana, termasuk hutan di kawasan salah satu gunung di daerah Ponorogo, Jawa Timur, belum lagi beberapa hutan yang ada diluar jawa, lalu banjir setinggi beberapa meter sudah mulai asyik menpa beberapa pemukiman penduduk. padahal musim hujan belum tiba secara keseluruhani semua wilayah negeri ini. apa yang akan terjadi jik musim hujan telah benar-benar datang, …?banjir bandang, kemacetan total, penyakit, kelaparan, kehilangan dan banyak lagi hal negatif yang disebabkannya.

aku rasa sudah bukan hal asing lagi tentang kebakaran dan kebanjiran bagi kita masyarakat Indonesia. yang buatku heran kenapa tidak ada langkah yang serius secara bersama-sama baik dari pemerintah ataupun masyarakat untuk mencari solusi dan mengimplementasikan pada tindakan konkret untuk mengatasi musibah musiman tersebut.

masyarakat kita terlalu acuh terhadap dampak dari tindakan merusak, mengotori dll, bahkan pemerintah pun seringkali terlihat terlambat dan kurang cepat dalam menindak segala hal yang merusak lingkungan. harusnya sosialisasi edukasi lingkungan dilakukan seperti melakukan penyuluhan rutin secara serempak diseluruh daerah, kota dan penjuru tanah air. menciptakan sebuah bangsa yang indah, luhur dan santun terhadap lingkungan dan budaya juga dapat membuat bangsa kita lebih bermartabat. itu juga suatu ciri negara yang mempunyai tingkat intelektual masyarakatnya tinggi.

belum lagi ujian bencana yang tak henti melanda negara ini, gempa, luapan lumpur lapindo, dll. dimana kita akan menemukan kedamaian negeri impian jika lingkungan rusak, moralpun juga rusak,.. kemana bangsaku yang bermartabat dan bermoral itu. hilangkah jiwa bangsaku digerus roda zaman yang semakin edan,…?

mulai dari hal terdekat dan terkecil:

1. buang sampah pada tempatnya (pisahkan organik dan non organik)

2. tanam pohon disela rumah sekiranya bukan pohon yang membahayakan lingkungan

3.menyediakan tempat sampah sebanyak mungkin dilingkungan

4.menghimbauanggota keluarga dan kerabat dekat

4.mengurangi penggunaan plastik

5.menghemat air

6. mengawasi lingkungan secara swadaya

7. mendukung semua kegiatan kelestarian alam8. menegur setiap pelanggaran  atau melaporkan pada yang berwajib

8. melihat kinerja pemerintah dibidang lingkungan, terutama kinerjanya sudah efektif atau belum, memberikan kritikan, memberikan dukungan

semoga dengan begitu kita bisa turut serta menciptakan kembali keindahan alam Indonesia kita. laut biru nan bersih, hutan lebat yang rimbun, kota bersih yang dinamis, desa bersih yang harmonis, masyarakat maju yang beradab. Amin.

Untuk Indonesia Tercinta

Dahulu kala engkau dikenal sebagai tanah surga, tongkat dan kayu jadi tanaman, kail dan ikan cukup tuk menghidupimu,…………………………………..(koesplus). Tapi entah kenapa masih terlalu banyak manusia-manusia yang hidup di atas tanah air kita ini yang mempunyai sikap merusak dan tidak peduli terhadap kelestarian isi alam Indonesia. Pembakaran Hutan, Penjarahan Kayu, Perburuan Hewan dilindungi, Eksploitasi tanpa rehabilitasi, pengotoran sungai yang tak terhindarkan, dll, yang membuat tanah air kita tercinta seperti tempat hidup makhluk-makhluk tidak bertanggungjawab. Tidak sadarkah kita semua bahwa tempat kita berpijak ini memiliki panorama keindahan dan kekayaan yang tak tertandingi di dunia,…? akan sangat indah jika kita masyarakat Indonesia terus memelihara keindahan alam dan memanfaatkan kekayaan alam itu dengan bijak, sehingga tercipta sebuah kehidupan yang makmur ditengah lingkungan yang bersih,lestari,indah dan tentunya beradab. Sikap acuh kebanyakan orang turut memberikan kontribusi positif pada tingkat kerusakan alam Indonesia, seharusnya masyarakat Indonesia yang menurut sejarahnya adalah masyarakat timur yang sopan dan santun, berbudaya dan beradab tidak melakukan tindakan-tindakan arogan yang melukai bumi pertiwi.

Majulah bangsaku Indonesia, berkibarlah Merah Putih di puncak kejayaan dibentang diatas tanah subur nan hijau dan birunya lautan yang indah. Berubahlah saudara-saudaraku sebangsa dan setanah air, demi kembalinya nama besar Indonesia dan kebanggaan kita bersama.

Go Green

Obsesi

Obsesi bagai bara api ditengah tumpukan kertas, menjadi sumber energi api yang akan membakar, seperti pemicu, yang memberikan reaksi menyulut dan mentransfer kekuatan

Obsesi bagai angin di samudra, menggerakkan air menyatu ombak. bergelombang menepikan riak

Obsesi pun bagai inspirasi pekerja seni, menyulam syair,merangkai irama, menggores sketsa, mencipta warna, melantunkan kehidupan

Obsesi bagai pegas, melontarkan tenaga mencapai sasaran

Obsesi bagai impian, mengarahkan gerak mencapai tujuan

Namun bukan tidak mungkin Obsesi dapat mengelabui hati, saat obsesi diluar kendali, mewatak diri selalu benar, mendera kebenaran dengan anggapan benar.

Obsesi bukan harus dikhianati, hanya saka perlu kita cermati. Karena Obsesi, bisa membuat dunia berseri, atau bahkan membuatnya mati.

Kenali obsesi, libatkan hati, tekatkan penuh, lalu berlarilah menggapai matahari,….

So,..APA OBSESIMU

Keep our rock n peace

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.